Perwira Romawi itu bernama Martinus, seorang kelahiran Hungaria yang dibesarkan di Italia. Sudah lama ia tertarik pada agama Kristen, tetapi sampai saat itu ia masih magang. Malam itu juga Martinus seakan-akan mendengar Kristus berkata kepada para malaikat: “Dia seorang magang, tetapi sudah memberikan separuh mantolnya kepadaKu.” Sabda ini meneguhkan niat Martinus. Dan tak lama kemudian ia pun dibaptis. Lalu ia minta berhenti dari dinas ketentaraan. “Saya ini tentara Kristus, karena itu saya tak boleh berperang,” katanya. Atasannya dan perwira-perwira lain menuduhnya pengecut. Tetapi dengan lantang ia menjawab: “Saya sedia berdiri tanpa senjata di tengah-tengah dua barisan yang sedang bertempur.” Akhirnya, permintaan berhenti dikabulkan. Martinus kemudian menjadi murid S. Hilarius di Poitiers (Perancis) dan diutus ke Iliricum (Yugoslavia) untuk memberitakan Injil. Tetapi karena perlakuan buruk dari kaum Arian, ia mengundurkan diri dan bertapa di sebuah pulau dekat pantai selatan Perancis. Pada usia 45 tahun ia menggabungkan diri lagi dengan Hilarius dan mendirikan serikat rohaniwan setengah pertapa di Liguge. Inilah biara pertama di Perancis. Lima tahun kemudian umat di Tours memilihnya menjadi uskup.
Martinus sangat giat dalam menyebarkan Kabar Gembira. Khotbah-khotbahnya ditunjang oleh banyak keajaiban. Dengan jalan kaki, naik keledai atau dengan perahu layar ia mengunjungi semua desa di keuskupannya. Ia tak gentar menghancurkan tempat-tempat pemujaan berhala, namun ia pun tanpa takut-takut menentang hukuman mati yang dijatuhkan kaisar terhadap tukang-tukang sihir dan penyebar ajaran sesat. Itulah sebabnya ia tidak disukai oleh orang-orang Kristen yang fanatik. Tetapi Martinus tetap pada pendiriannya: menjunjung tinggi keadilan dan menentang sistem paksaan. Martinus merupakan salah seorang di antara orang-orang suci pertama yang bukan martir.
Martinus (316-397), biarawan dan uskup; lahir di Sabari (Hungaria) dan meninggal di Tours (Perancis). Lambang : seorang perwira Romawi menunggang kuda, membagi dua mantolnya dan memberikannya sebagian kepada seorang pengemis.

0 komentar:
Posting Komentar